Wednesday, July 21, 2010

INCEPTION. Your Mind is the Scene of the Crime. (2)

Caution: This writing contains spoiler. If you haven't watched yet, Inception (1) might be appropriate to be read. Trust me, I won't ruin your curiosity! :)

>>Debateable

Yup. Mari sekarang kita memuaskan hasrat Cristopher Nolan, yang tujuan utamanya dalam menghadirkan film ini adalah membuat para penonton bingung. Kata-kata di dalam sini hanya sekedar spekulasi, bentuk penghargaan terhadap film yang membuat saya selalu berpikir, dari awal hingga akhir.

Well.. Mr. Nolan, here they go!

#1 Speculation
Mari lupakan sejenak adegan Cobb terdampar di pantai yang kemudian bertemu Mr. Saito (tua). karena ini merupakan bagian cerita akhir. atau alur mundur. Mari lompat pada bagian Cobb dan Arthur sedang berada di Istana Mr.Saito (muda). dari scene ini, bisa dispekulasikan:
1. Cobb akan mengekstraksi informasi rahasia dari Mr. Saito, yang artinya tempat kejadian: dalam mimpi.
2. The Dreamer pada saat di Istana Mr.Saito (muda)/mimpi layer 2 adalah Arthur.
3. Mr. Saito menyadari berada di dalam mimpi. sehingga informasi sengaja ada yang dihilangkan.
4. Misi gagal. Arthur, Cobb, Mr. Saito masuk ke mimpi layer 1.
5. The Dreamer + The Architect mimpi layer 1/kerusuhan massa: Nash.
6. Misi pada mimpi layer 1 kembali gagal.
7. Bagian Extraction Ideas ini berakhir di dalam kereta. atau dengan kata lain, scene kereta: real.

#2 Speculation
"Inception" sesungguhnya baru dimulai, yaitu pada saat Mr. Saito menawarkan pekerjaan pada Cobb untuk menanamkan ide pada Robert Fischer. dari scene ini, kita masih meraba tentang masalah sebenarnya yang dimiliki Cobb yang membuatnya tidak dapat kembali ke Amerika.

Cobb menyetujui dan mulai mengumpulkan anggota tim. perencanaan Cobb ada 3 layer mimpi yang ingin diciptakan dengan pembagian tugas:
1. The Architect: Ariadne.
2. The Forger/Penyamar: Eames
3. The Dreamer Layer 1 (supir Van): Yusuf, sekaligus peramu senyawa sedative.
4. The Dreamer Layer 2 (Lift): Arthur.
5. The Dreamer Layer 3 (salju): Eames.
6. The Mark/Subyek yang akan disisipkan ide: Robert Fischer.
7. The Tourist: Mr. Saito :p
8. Konsep Insepsi Ide: mengubah ide ke dalam bahasa emosi yang direncanakan dengan memproyeksikan Ayah Robert, sehingga diharapkan ide yang dimasukkan dapat se-alami mungkin.
9. Pada tahap persiapan misi insepsi, semakin diketahui bahwa Cobb memiliki permasalahan serius dengan Mal-sang Istri. Rasa bersalah Cobb akibat kematian Mal, membawa Cobb "memenjarakan" Mal dalam kenangan. Akibatnya, proyeksi Mal selalu muncul dalam setiap mimpi Cobb meskipun itu bukan mimpinya.

#3 Speculation
Eksekusi Misi Insepsi.
Scene: Hujan-Penculikan Fischer-Lompat Jembatan
Setting: Mimpi Layer 1
Rencana awal berjalan mulus, kecuali 1: ternyata Fischer memiliki pertahanan alam bawah sadar terhadap Extractor. dan pertahanan ini terlatih dengan baik. Hal yang 'kurang' diantisipasi sebelumnya mengantarkan Mr.Saito tertembak. The Forger-Eames beraksi menjadi Peter Browning dan berusaha mencari tahu hubungan Ayah dan Anak. Selain itu dari mimpi ini diperoleh kode safety box: 528-491.

Scene: Hotel-Lift Setting: Mimpi Layer 2
Cobb memproyeksikan dirinya sebagai Mr.Charles-Pelatih Alam Bawah Sadar Fischer,Jr. sedangkan Eames dan Saito mengalihkan perhatian 'tentara pertahanan' Fischer. Arthur, memasang bom di kamar 491 yang menurut desain dari Ariadne, tepat berada di bawah kamar 528. Bom ini nantinya akan digunakan untuk memberikan 'tendangan' ke semua subyek untuk kembali ke mimpi layer 1. yang walaupun rencana ini gagal, karena Arthur harus mengantarkan 'tendangan' melalui lift yang jatuh. yup. karena gravitasi nol yaitu, saat Yusuf yang melompat dari jembatan terlalu awal.

Kamar hotel 528 dan seperangkat alat pencipta mimpi yang ditemukan Arthur, merupakan akal-akalan Cobb,dkk untuk meyakinkan Fischer bahwa dia dalam pengintaian Extractor, yang kemudian menempatkan Peter Browning sebagai orang yang akan mengkudeta kekuasaan Robert Fischer, Jr. dengan adanya kondisi ini, Fischer semakin percaya pada Cobb/Mr.Charles sehingga mau dibujuk untuk ke layer di bawahnya, dengan alasan: mengungkap usaha kudeta Browning. *akal-akalan loh ya!* :)

Scene: Salju-Rumah Sakit Setting: Mimpi Layer 3
Semua rencana berjalan lancar, kecuali proyeksi Mal yang tiba-tiba muncul dan menembak mati Fischer. Fischer terperangkap di Limbo. *kenapa Fischer di Limbo? alasannya sudah jelas, jadi tidak perlu dibuat spekulasinya*.

Cobb dan Ariadne memutuskan mengikuti Fischer ke Limbo untuk membawanya kembali. sedangkan, Eames-The Dreamer pada layer ini, akan menghancurkan rumah sakit dengan bom untuk memberi 'tendangan' kepada semua subyek.

Setting: Limbo
Pada scene ini, terungkaplah misteri tentang Mal, yaitu subyek pertama yang disisipkan ide oleh Cobb. di sini, Cobb telah memiliki keteguhan hati tentang konsep ketidak-nyataan Mal. dan akhirnya melepaskan Mal dari kenangannya.

saat Fischer berhasil kembali ke mimpi layer 3. Cobb menyadari bahwa Saito (layer mimpi 3) mati, sehingga dia harus menemukannya di Limbo dan kemudian film ini kembali pada scene paling pertama, yaitu: Cobb terdampar di pantai dan bertemu Mr.Saito tua.

#4 Speculation
Jadi, sebenarnya misi insepsi ide berhasil dilaksanakan atau tidak? menurut spekulasi saya: "IYA. Berhasil".

Perkataan Maurice di rumah sakit, kombinasi safe box, isi safe box yang adalah mainan masa kecil Fischer, merupakan rangkaian dari proyeksi yang dibuat oleh Cobb,dkk agar ide awal "saya akan menghancurkan kerajaan Ayah saya" berganti sebagai "apapun yang saya lakukan kelak, harus bersumber dari keinginan sendiri, bukan meniru Ayah". yup. Transformasi Bahasa Emosi yang cerdas! saya yakin, Fischer akan menyadari bahwa ide itu berasal dari diri sendiri/Ayahnya. bukan karena insepsi!

#5 Speculation

Bagaimana dengan akhir cerita?
sebelum mengarah ke sana, pasti kita sepakat bahwa saat Cobb, Arthur, Ariadne, Eames, Yusuf, Mr.Saito dan Fischer kembali terbangun di pesawat adalah REAL. dan masih di tempat yang sama, Mr.Saito kemudian membuat satu panggilan untuk membebaskan tuduhan Cobb.

Lalu bagaimana dengan Airport?
Saya berspekulasi itu juga real. walaupun ada sedikit aneh, kenapa tiba-tiba Ayah Cobb bisa datang menjemput. Apakah saat di pesawat juga, Cobb menghubungi sang Ayah untuk minta dijemput? mungkin saja.
dan.. ketika di rumah?
Saya berspekulasi ini REAL. baju James dan Filippa yang sama dengan berbagai proyeksi Cobb dalam setiap mimpi dan kenangannya, Totem yang terus "terlihat" berputar, saya pikir itu adalah akal-akalan Mr. Nolan untuk mengecoh kita.

karena jika dilihat lebih jelas, rambut Filippa di bagian akhir ini terlihat lebih panjang, selain itu tinggi badan James dan Filippa sepertinya lebih tinggi dari proyeksi-proyeksi sebelumnya. dan jika dicek di IMDB, ternyata cast untuk James dan Filippa memiliki 2 orang yang berbeda. yaitu yang memerankan James berumur 20 bulan dan 3 tahun. serta yang memerankan Filippa untuk umur 3 tahun dan 5 tahun.

selengkapnya di sini: Inception's Casts

saya juga baru menyadari ini setelah nonton yang ke-2 kali kok :p

ada juga yang bilang sepatu yang dikenakan James dan Filippa saat akhir film berbeda dengan proyeksi sebelumnya, sayangnya itu luput dari perhatian saya.

Tapi apapun itu, salut yang luar biasa untuk Mr. Nolan. ide yang terendapkan 10 tahun berhasil divisualisasikan begitu cerdas. dan memang sesuai dengan tag line film ini: "Your Mind is the Scene of the Crime".

setiap penonton pasti akan memiliki spekulasinya masing-masing, karena tempat kejadian semua film ini, sesungguhnya ada di dalam kepala masing-masing penonton.

Bravo, Mr. Nolan! Anda Hebat!



4 komentar:

Deacy said...

beberapa kali mendengar betapa kerennya film ini, dan kali ini pun saya mampir sangat tertarik membaca reviewnya...akan tetapi saya kemudian langsung melompat ke bagian akhir tulisan saja karena kalo saya baca semua takut nanti ga akan ada kejutan lagi saat saya menonton filmnya... :D :D

dan makin ingin nonton filmnya, setelah itu mungkin saya akan mampir lagi kesini membaca keseluruhan spekulasi ini, siapa tahu kita punya spekulasi yg berbeda...... ;)

Dewi Srikandi said...

Kalau yang bagian ke-2 ini bukan review. tapi tentang apa yang ada di dalam Inception. sebenarnya dikhususkan untuk yang udah nonton. biar berdiskusi bersama.

nah, karena saya tidak ingin merusak keingintahuan teman-teman yang belum/akan menonton film ini makanya saya buat tulisan Inception (1). di sana cuma gambaran umum saja :D

happy watching then! :D

neyy said...

aku jg percaya scene terakhir REAL (alasannya biar menghibur diri sendiri nggak menghabiskan 2 jam lebih untuk nontonin mimpi orang hahaha)

Dewi Srikandi said...

huahahahahhahahahahhaha. betuuulll sekali!! tapi aku awalnya mikir, jangan2 dari awal sampai akhir itu adalah mimpinya Cobb. jadi gak ada yang beneran! ya mimpi level 6 kayaknya :)) :))